PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Metodologi PenelitianFilosofi

a posteriori

a posteriori

Ringkasan Singkat

Istilah yang merujuk pada kesimpulan atau pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengamatan, fakta, atau bukti empiris yang telah terjadi.

A posteriori berasal dari bahasa Latin yang berarti "dari yang kemudian". Dalam konteks psikologi dan filsafat, istilah ini digunakan untuk menunjukkan kesimpulan yang ditarik dari observasi atau kejadian nyata yang termanifestasi, atau penalaran yang didasarkan pada fakta-fakta yang ada. Pengetahuan a posteriori sangat bergantung pada pengalaman indrawi dan bukti empiris untuk membuktikan kebenarannya.

Metode ini berlawanan dengan pendekatan a priori, karena a posteriori memerlukan data lapangan sebelum suatu teori atau kesimpulan dapat dirumuskan. Dalam penelitian psikologi, hampir semua temuan eksperimental dianggap sebagai pengetahuan a posteriori karena dihasilkan dari analisis data setelah eksperimen dilakukan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Kant, I. (1781). Critique of Pure Reason.
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 8 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback